Sabtu, 25 Mei 2013

poem #11

sehelai daun, runtuh dari rantingnya
aku bertanya-tanya 
apakah ia merasa sedih??
apakah ia merasa itu tak adil??
daun yang lain masih berada ditempatnya
sedangkan ia terjatuh sendirian

aku melihat daun itu lagi
kemudian mendekati pohon itu
aku mengadahkan kepala dan bertanya-tanya
apakah mereka bersedih melihat sehelai daun itu gugur??
apakah mereka merasa kehilangan??
atau mereka malah bahagia karna itu??

aku merasakan angin
lalu sehelai daun itu diterbangkan entah kemana
aku bertanya-tanya dalam hati
akan pergi kemana daun itu??
apakah ia akan merasa kesepian??
apakah dia akan pergi ke tempat yang lebih baik??
begitu malang nasib daun itu

kemudian aku kembali melihat pohon itu
dia masih tampak tegar seperti biasa
tetap hijau seperti biasa
seperti tidak bersedih akan sehelai daun tadi

aku hanya terdiam 

seketika keteduhannya menyadarkanku
sadar bahwa mereka begitu
karna mereka hidup
hidup untuk menjalani hidup
menjalani hidup yang seperti itu
hidup yang ada kala bahagia dan sedih
hidup dengan ada yang datang dan pergi


Minggu, 13 Januari 2013

drama quote

"Lepaskanlah orang yang sekarang ini terkubur dalam hatimu, kosongkan tempat dihatimu untuk seseorang yang baru. Jangan mencoba terlalu keras untuk menyembunyikan perasaamu yg sebenarnya dengan senyuman. Menipu hatimu dan hidup seperti itu, bukankah itu sangat menyakitkan?" -Heo Yoon Woo (The Moon that Embraces The Sun)

Jumat, 11 Januari 2013

berbagi pengalaman #2

hai2 semua :D
maaf baru nge-post lanjutan dri berbagi pengalamannya sekarang
maklum orang sibuk B) #plaaaaaakkkkk
cukup basa basinya
ayoo kita mulaiii :)

"melakukan segala hal demi sebuah kebahagian, itu wajar, tapi kalau kita melakukan segala hal bahkan itu harus menyakiti orang lain, apa masih bisa kita bilang itu bahagia?"

"bahaga itu tak harus membuat diri kita bahagia, terkadang membuat bahagia orang lain dan menyakiti diri kita terasa lebih indah dari bahagia"

"lebih baik kegagalan diakhir usaha daripada kemenangan tanpa usaha"

"jangan takut untuk mencoba karna merasa diri kita tidak layak, dari mencoba itulah kita tahu apakah diri kita layak atau tidak"

" jangan menyerah pada diri sendiri hanya karna banyak orang yang lebih baik dari kamu, mungkin mereka lebih baik tapi tidak menutup kemungkinan kalau kamu bisa lebih dari mereka, just belive in your self"

"jika aku mencintainya, apa aku harus memilikinya? kurasa tidak" - park joon hee (innocent man)

"apa yang membuat pelangi begitu indah? karna kita melihatnya setelah hujan deras turun"

"kita harus selalu bersyukur akan segala sesuatu, bahkan pada hal yang paling menyakitkan sekalipun"

"tidak ada orang yang bisa berpura-pura jadi orang baik"

"walaupun kita tidak bisa menjadi matahari di siang hari, setidaknya kita bisa menjadi bintang kecil di malam hari"

"hal paling menyakitkan yang terucap buat kita itu lebih baik untuk kita dari pada mendengar hal yang manis terucap untuk kita"

"jangan meremehkan hal yang kecil, karna kita bisa terjatuh karna batu kerikil dari pada batu yang besar"

"kita tak bisa menebak isi hati orang lain, kita hanya bisa memprediksinya dan tidak selamanya hasil prediksi itu benar adanya"

"tulus itu hal yang tak kasat mata, kita tidak akan tahu ketulusan sesseorang sampai ketulusan itu kita rasakan"

"kalau kamu(cowok) menyukai seseorang maka katakanlah, karna siapa tahu orang yang kamu sukai juga memiliki perasaan yg sama denganmu, jika dia tidak memilii perasaan yg sama tapi  itu lebih baik dari pada kamu menyesal gara2 mengetahui kalau orang yg kamu sukai itu juga mencintaimu "dulu" "

"jika best friend kita melakukan kesalahan yang sangat fatal sama kamu, maka maafkanlah dia, jangan inget kesalahnnya tapi ngatlah akan semua yang telah dia berikan buat kamu , kamu pasti kecewa berat karna dia adalah best friend kamu tapi, best friend kamu itu juga manusia yang tidak luput dari dosa"

"walaupun tidak bisa jadi ustad, setidaknya jangan jadi bandit" - ustad ____ *lupa*

"jangan menganggap remeh "0" jika ia berdiri sendiri memang tiada arti tapi apabila ia berdiri di belakang angka maka angka itu akan bernilai tinggi, kita hanya perlu mencari tempat yang tepat agar kita bisa menjadi bermakna"

"yang terpenting bukanlah menjadi yang terbaik dalam melakukan sesuatu tapi melakukan yang terbaik agar mendapat sesuatu"

"tidak akan lahir insan yang berhati-hati sebelum ia tersandung batu satu kali"

cukup itu dulu penglaman yg gue dapet akhir2 ini
semoga bermanfaat guys :)
tunggu berbagi pengalaman #3  ya :D




Jumat, 04 Januari 2013

awan gelap



Awan gelap…
Aku selalu menunggumu
Selalu mengadah keatas
Apakah mungkin kau datang untukku?
Bukan menunggu kau menurunkan hujan itu
Hanya merindukan keteduhanmu

Aku begitu jenuh dengan terik
Hingga tak sanggup ku untuk menjerit
Aku? Apakah kau melihatnya?
Haruskah kuteteskan lebih banyak peluh agar kau mengerti?
Bahwa aku merindukanmu
bukan hujan itu
Terkadang aku benci menjadi basah
Rasa terik itu menghilang
Tapi lalu rasa dingin datang
Aku ingin lepas dari sakit
Tapi memilih jalan yang salah
Hingga terperangkap dalam sakit

Awan gelap….
Bisakah kau halangi surya sekejap untukku
hanya sekejap agar aku dapat bernafas
aku tak merasakan hangatnya lagi
dan terik itu mencekik leherku
aku ingin merasa hidup
walau itu hanya sekejap

Awan gelap…
kau pasti bertanya akanku
ada yang lain yang lebih baik
mengapa aku pilh dirimu??
karna aku tak merasakan keteduhan itu
dan merasakannya bersamamu
bila itu yang akan kukatakan
akankah kau percaya padaku??

Awan gelap….
kau berharga bagiku
tak perlu kau hiraukan mereka yang membencimu
hanya datang dengan berani
tak usah takut akan caci
selalu ingat didalam hatimu
bahwa aku kan selalu disini
menunggumu



Senin, 24 Desember 2012

poem #10



Aku tak tahu apa yang harus aku pilih
Tetap bertahan untuknya atau merelakannya pergi

Begitu ingin bertahan untuknya
Karena bersamanya aku merasa bahagia
dan dengan melihatnya hari-hariku bermakna
Tapi ….
hati ini juga begitu ingin meyerah terhadapnya
Bukan karna tak mencintainya lagi
Tapi karna takut dia lebih bahagia bersama dia
Dia yang dicintainya....
Bukan denganku....

aku tak tahu siapa
siapa “dia” yang dicintainya
aku bertanya-tanya kepada semua orang
tapi tak mendapatkan jawaban
seharusnya bertanya padanya
tapi tak berani tuk bertanya
karna takut tuk mendengar jawaban yang keluar dari mulutnya
takut kalau yang keluar dari mulutnya adalah “aku mencintainya”

aku tak tahu harus bagaimana
bahagia atau sedih melihatnya bersama dia
aku bahagia karna melihatnya bahagia
tapi hati ini juga bersedih melihatnya
bersedih karna dia bahagia bukan denganku

aku tak tahu bagaimana akhirnya nanti
apa yang akan terjadi apabila aku tetap bertahan untuknya
dan apa yang akan terjadi apabila aku menyerah terhadapnya
mungkinkah dia akan mencintaiku juga??
mungkinkah “dia” itu aku??
mungkinkah aku bisa membuatnya bahagia??
Aku benar-benar tak tahu

yang akau tahu sekarang adalah
hal yang paling sulit dimengerti
bukanlah soal matematika atau fisika
tapi soal hati dan takdir ilahi

Minggu, 16 Desember 2012

Mata hati

bunga kecil diterpa angin
terombang-ambing tanpa arah
menggugurkan sedikit demi sedikit mahkotanya
melunglaikan sedikit demi sedikit pertahanannya
membuat lirih hati melihatnya

begitu kerasnya bunga itu bertahan
membuat kesal kepada si akar
dengan tenang tanpa merasakan gelisah
dibawah tanah tanpa derita
tak tahu bunga diterpa angin kencang diatas sana
sedih melihat bunga yang semakin lama semakin melemah
semakin meradanglah kepada si akar
dalam diam tanpa goncangan
tiada merasa beban dipundak

hanya melihat dengan mata
maka meradanglah pada si akar
tapi pernakah mencoba melihat dengan hati
begitu kerasnya akar mempertahankan bunga akar tak mati
begitu kuat bertahan demi sang bunga
hingga seperti tiada telinga mendengar maki
bertahan tubuh dan menahan hati demi sang bunga
agar tetap hidup dan dipuja orang
agar tak mati dan diinjak orang
tetap bertahan walau begitu ingin menyerah
mendengar maki tiada henti hanya tertuju pada diri
menahan hati melihat diri, tiada yang peduli
bahwa badai besar menerpa tubuh ini

adakah yang pernah melihat seperti itu?
melihat lebih dalam lagi menggunakan mata hati
tidak hanya melihat dari sisi yang tersakiti
dan tak melihat dari sisi yang menyakiti
tak selamnya apa yang dilihat menggunakan mata  adalah fakta
karna mata tak bisa melihat yang ada didalam hati
tak selamanya diam tak bernurani
tapi hanya menunggu dalam sepi
akankah ada yang memahami

indah permata sari

poem #9

Baru aku sadari bahwa mencintaimu
bagaikan menghadapi matahari
semakin aku mendekatinya
maka semakin tersa panas membakar kulit

semakin aku ingin melihatnya lebih lama
maka semakin silau menyakitkan mata
semakin lama aku bertahan menghadapinya
maka semakin lemas sekujur tubuh karnanya

semua yang kulakukan, hanya menyakiti diri sendiri
sudah tahu akan terluka
tetapi tetap saja dilakukan
mengapa menjadi orang yang begitu bodoh?
mencoba mendekati matahari yang begitu panas
mencoba melihat sinar matahari yang menyilaukan
dan pada akhirnya menyalahkan matahari atas segala hal
bahwa semua sakit dan derita timbul karnanya

tapi... apakah salah matahari apabila ia panas??
apakah salah matahari apabila sinarnya menyilaukan??
haruskah meminta angin tuk menghembuskan nasehat??
bahwa semua yg dilakukannya adalah karna diri sendiri
yg dengan bodohnya melakukan hal itu terus menerus
haruskah meminta petir gemuruh tuk menyadarkan??
bahwa ia telah menggunakan cara yang salah untuk menghadapi matahari
dengan mencoba mendekatinya
haruskah memnita awan tuk turunkan hujan agar memahami??
bahwa cara yang benar menghadapi matahari
ialah dengan berteduh dan menjauh
berteduh dari teriknya sinar matahari
dan hanya merasakan hangat sinarnya
menjauh sejauh mungkin
hingga sinarnya tak membakar kulit
dan meminta air tuk menuntunya berbalik arah
agar jangan menyiksa diri dengan menghadapi matahari