Jumat, 04 Januari 2013

awan gelap



Awan gelap…
Aku selalu menunggumu
Selalu mengadah keatas
Apakah mungkin kau datang untukku?
Bukan menunggu kau menurunkan hujan itu
Hanya merindukan keteduhanmu

Aku begitu jenuh dengan terik
Hingga tak sanggup ku untuk menjerit
Aku? Apakah kau melihatnya?
Haruskah kuteteskan lebih banyak peluh agar kau mengerti?
Bahwa aku merindukanmu
bukan hujan itu
Terkadang aku benci menjadi basah
Rasa terik itu menghilang
Tapi lalu rasa dingin datang
Aku ingin lepas dari sakit
Tapi memilih jalan yang salah
Hingga terperangkap dalam sakit

Awan gelap….
Bisakah kau halangi surya sekejap untukku
hanya sekejap agar aku dapat bernafas
aku tak merasakan hangatnya lagi
dan terik itu mencekik leherku
aku ingin merasa hidup
walau itu hanya sekejap

Awan gelap…
kau pasti bertanya akanku
ada yang lain yang lebih baik
mengapa aku pilh dirimu??
karna aku tak merasakan keteduhan itu
dan merasakannya bersamamu
bila itu yang akan kukatakan
akankah kau percaya padaku??

Awan gelap….
kau berharga bagiku
tak perlu kau hiraukan mereka yang membencimu
hanya datang dengan berani
tak usah takut akan caci
selalu ingat didalam hatimu
bahwa aku kan selalu disini
menunggumu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar